GALAU 3

Gak kebayang ya, aku bakalan ngerasain gimana susahnya menyerah pada keadaan dan realita, tadinya aku gak pernah ngebayangin kalau aku bakalan ngerasain ini semua. Aku mencoba untuk selalu tersenyum didepanya dan seolah-olah emang gak ada apa-apa diantara aku dan dia. Tapi pada kenyataanya hati aku bertolak belakang dengan raga aku, ya entahlah mungkin ada sakit tersendiri yang cuma aku sendidi juga yang ngerasain, bahkan untuk aku berbagi sama yang lainpun itu rasanya sulit banget, aku malah takut justru aku yang nantinya disalahkan yah karna beginilah, begitulah, begonolah dan emang jarang orang yang bisa sedikit aja ngertiin bahwa tidak semua kesalahan ada padaku. Wajarlah kalau akhirnya aku memilih untuk diam saja. 
Untungnya saat ini aku memang sudah bisa mengerti dan memahami bahwa keadaanlah yang buat aku jadi begini, bahkan berada disisi gelap sekalipun, menjadi pembicaraan orang tentang apa yang aku lakukan, hey dan nyatanya aku gak peduli dan nyatanya memang aku tidak peduli bukan karna apa-apa, tapi saat itu yang ingin aku lakukan adalah melupakan bayangan, melupakan kenangan, melupakan keindahan dan satu lagi melupakan hangatnya pelukan. Tanpa disadari aku sering menangis dikesendirian, tanpa disadari aku sering marah dikesendirian, dan tanpa disadari ketika bayanganya kembali muncul itupun memang hanya ada dan akan ada dikesendirian ya kan kenyataanya emang gak ada. 
Terus kenapa saat ini kamu ceritakan? Jawabanya adalah apabila terus dipendam maka akan semakin sakit sebuah perasaan. simple kan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

antara ingin tahu tapi takingin tahu

Ungkapan