Senin, 23 Oktober 2017

Hantu yang Mengikuti Dilayar Handphone



Hantu yang Mengikuti Dilayar Handphone

Namaku Dera Sofiarani, aku adalah Mahasiswa jurusan Sastra Indonesia disalah satu Universitas swasta yang berada di Jalan Tamansari. Aku akan menceritakan salah satu pengalaman bertemu makhluk astral yang tertangkap di camera Handphoneku.
Tepatnya di bulan Oktober tahun 2015, sebelum memulai kegiatan Ospek yang diadakan dikampusku, aku dan teman-teman SMAku memutuskan akan melakukan liburan selama Tiga hari Dua malam disalah satu vila yang sudah kami sewa didaerah Bandung atas. Kami ingin melewatkan waktu bersama-sama dan mengenang kembali masa SMA melalui acara Reuni tersebut.
Singkat cerita siang itu kami memutuskan untuk menggunakan kendaraan berbasis online saja dan memang kesepakatan kami untuk tidak membawa kendaraan pribadi.Setelah hamper Tiga jam melakukan perjalanan, sampailah kami divila itu, vila yang cukup besar dengan lima kamar, dua kamae mandi dan satu dapur didalamnya. Malam itu kami semua sangat menikmati betapa indah nya suasana divila itu, kami mulai berbincang bersama hingga pukul 22.00 malam, dan kamipun beristirahat. Hari keduapun masih kami nikmati suasana indah divila itu, terhamparnya kebun the yang sangat luas kami nikmati bersama dan kami abadikan bersama. Sama seperti hari sebelumnya, kami beristirahat pukul 22.00 malam.
Hari ini adalah hari terakhir kami menikmati segala keindahan divila ini, karna hari ini acaranya bebas, maka aku dan beberapa temanku memutuskan untuk berselfie disetiap sudut vila dan dikebun the yang indah itu. Saat itu juju raku sampai lupawaktu, berjalan menyusuri kebun the itu sampai aku menemukan sebuah gubug kecil yang dipintunya tertulis tanda sillang berwarna merah dan biru, dan aku melewatinya karna setelah gubug tersebut terhampar pula sebidang tanah yang tidak terlalu luas yang ditumbuhi oleh pohon-pohon pinus yang berdiri kokoh. Aku tak melewatkan kesempatan untuk selfie diarea itu, dan yang aku ingat beberapa temanku masih berada dibelakang dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Setelah itu kamipun pulang dengan rasa bahagia, namun juju raku justru merasa tidak enak badan dan rasanya badanku berat sekali, mungkin karna aku lelah.
Entah sudah berpuluh-puluh foto yang ada di Handphoneku, namun aku tak sempat melihatnya satu persatu, karena aku sudah harus mengikuti kegiatan Ospek dikampusku. Setelah Dua hari pertama aku memulai perkuliahan, aku baru ada waktu untuk melihat satu persatu foto liburanku, aku cek dan aku perbesar fotoku dan rasanya senang sekali, tapi pada salah satu foto aku merasa ada yang aneh, foto dengan pemandangan yang aku kira itu adalah cabang pohon yang sudah melengkung karna dimakan usia, tapi ternyata itu bukan pohon dan ketika aku melihat lebih seksama ternyata dibelakangku ada sosok berbentuk kepala yang berwarna coklat kehitaman, memiliki rongga mata yang mengerikan seperti luka lebam dan dari hidung hingga dahi terbelah menyeramkan sangat menyeramkan, seketika aku berteriak dan melemparkan Handphoneku kelantai, hingga beberapa hari kemudain aku tidak berani menggunakan Handphoneku sama sekali. Akhirnya aku meminta bantuan dari salah satu teman kampusku bernama Diana untuk ikut melihat fotoku itu, setelah Diana melihatnya, iIa juga berteriak dan terkejut serta melemparkan Handphoneku. Diana memberi saran padaku agar aku meminta tolong kepada salah satu temanku yang bernama Veru, Veru memang dianugerahi Tuhan memiliki kemampuan melihat makhluk-makhluk astral. Setelah aku meminta bantuan pada Veru, Ia berkata “iya bener, memang dia mengikuti kamu selama seminggu ini, dia ada tepat dibelakang kamu, tapi tenang saja dia tidak akan mengganggu kamu, kamu harus tau bahwa ketika kita berada ditempat yang baru seharusnya kita meminta ijin atau paling tidak berkata permisi atau punten, karna kita juga harus menghargai kehadiran mereka yang tak terlihat”. Aku baru ingat, bahwa ketika berlibur dan mengabadika foto divila itu, aku tidak mengucapkan kata permisi sama sekali. Saat itu juga Veru meminta aku untuk menghapus foto itu.

Tidak ada komentar: